Berita & Peristiwa

Proposal Mahasiswa FTB UAJY Lolos Dalam Ajang Riset Indofood

Salah  satu mahasiswa semester 7 Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yaitu Laurentius Dimas berhasil meloloskan proposal penelitiannya dalam program Indofood Riset Nugraha (IRN) yang diadakan oleh Indofood.  IRN yang sudah diadakan sejak tahun 2006 merupakan suatu program yang dimaksudkan untuk membantu para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi khususnya dalam hal pendanaan. Melalui program ini, Indofood ingin memberi penghargaan bagi para peneliti unggul di bidang penganekaragaman pangan dengan cara mendanai proses penelitian dan pembuatan skripsi yang dilakukan mahasiswa. Laurentius Dimas atau yang biasa disapa Dimas, termotivasi untuk mengajukan proposalnya pada program IRN  tahun ini karena sebelumnya dia pernah berkali-kali mengajukan proposalnya ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) namun tidak lolos.

“Kebetulan pada waktu semester 6 kemarin saya mengambil mata kuliah metode penelitian dan atas saran dari dosen maka saya pun membuat proposal ini dan saya coba ajukan pada program IRN,” ujar Dimas.

FTB 1

Proposal milik Dimas pun lolos beserta 57 proposal mahasiswa lain yang berasal dari seluruh universitas yang ada di Indonesia. IRN tahun ini mengusung tema “Mencerdaskan Bangsa Melalui Kemandirian Pangan Berbasis  Potensi dan Kearifan Lokal Secara Berkelanjutan”. Sedangkan proposal yang Dimas ajukan dan lolos pada program ini adalah mengenai antimikroba untuk meminimalisir bakteri penyebab penyakit yang ada pada komoditas laut seperti ikan dan udang, antimikroba peminimalisir bakteri jahat ini diambil dari fermentasi udang.

Proposal yang Dimas ajukan ini dikerjakan selama 4 bulan, dan dalam pengerjaannya juga sempat menemui hambatan dimana topik proposal yang diajukan sebelumnya sempat ditolak oleh dosen pembimbing karena topiknya kurang relevan. Namun karena manajemen waktu dan pemanfaatan waktu luang yang dilakukan dengan baik oleh Dimas maka proposalnya pun bisa selesai tepat waktu dan dengan hasil yang baik pula. Setelah proposalnya lolos maka tahap lanjutan dari yang harus diikuti dalam program IRN adalah penandatanganan kontrak kerjasama, pencairan dana, serta leadership camp yang akan dilaksanakan di Puncak Bogor tanggal 6-8 September 2016.

Setelah mendapatkan dana bantuan skripsi dari Indofood, maka selanjutnya Indofood juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil penelitian-penelitian dari para peserta yang proposalnya lolos pada pertengahan tahun. Dimas yang menjadikan Albert Einstein sebagai tokoh idolanya berharap agar ia dapat berhasil menghadapi tantangan untuk menyelesaikan penelitianya dengan baik dan tepat waktu.

“Meskipun terdapat batasan-batasan seperti batasan waktu tapi kita harus selalu berusaha, kita harus berani menghadapi tantangan dan tetap berjuang meski dalam keterbatasan,” tutup Dimas.

Lainnya: