DIREKTORI APTIK


Unika Musi Charitas, Palembang

Sejarah

SEJARAH UNIVERSITAS MUSI CHARITAS, PALEMBANG

Sudah sejak lama ada kerinduan untuk mendirikan Universitas Katolik di Sumatera Selatan, khususnya kota Palembang. Pada tahun 1986 para cendekiawan katolik yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Katolik Cabang Palembang mencetuskan gagasan untuk mendirikan Universitas Katolik di Palembang. Mulai tahun 1988, gagasan untuk mendirikan Universitas Katolik itu kian digulirkan tetapi belum ada hasilnya.

Pada tanggal 20 September 1990 atas prakarsa dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM dan Pastor Aloysius Sudarso, MA, SCJ (saat itu adalah Propinsial Kongregasi Iman-Imam Hati Kudus Yesus, yang saat ini menjabat sebagai Uskup Keuskupan Agung Palembang), dr. R. Gozali, dr. Bernadette Gozali, dr. Benny Loho, MSc, Drs. Leonardus Effendy Aburuhan, Heronimus Pahala Lumban Toruan, SE, Drs. Sumantri Wiranegara, SE, dan Thomas Handy, SE dibentuklah sebuah Panitia Persiapan Pendirian Universitas Katolik. Panitia Persiapan Pendirian ini diketuai oleh dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM dan wakil ketua dr. R. Gozali/dr.B. Gozali, Sekretaris I Heronimus Pahala Lumban Toruan, SE, Sekretaris II dr. Benny Loho, MSc,  Bendahara drg. Agustinus Eka Gunawan Wijaya, Anggota : Drs. Sumantri Wiranegara, SE, Thomas Handy, SE, dan Drs. Leonardus Effendy Aburuhan, Aman Lumban Gaol, SH, Haryono Setiawan, Dr. A. Handoko, Suwardi Limin, dan Kol. Handono.

Sebelum berdirinya  Universitas Katolik Musi Charitas tersebut, dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM telah  berkonsultasi dengan  Ketua Koordinator Kopertis Wilayah II Sumatera Selatan.  Salah seorang pemrakarsa berdirinya Universitas Katolik Musi Charitas ini berkeinginan untuk membuka Jurusan Ekonomi. Namun atas saran Ketua Kopertis Wilayah II Sumatera Selatan agar sebelum berdirinya Universitas Katolik Musi Charitas didirikan terlebih dahulu STT Jurusan  Teknik Industri yang pada saat itu belum ada di kota Palembang. Kemudian dr.Hardi Darmawan, MPH&TM,FRSTM menghadap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Fuad Hassan.   Pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dapat terlaksana atas bantuan Drs. Sutikno, Drs. Haryono, SPsi melalui Bapak Teddy A. Gunawan diantarkan oleh Bapak Nursalim Rasyad. Atas saran Bapak Menteri STT Musi akhirnya menambah satu jurusan lagi yaitu Jurusan Arsitektur .

Cikal bakal dari Bangunan Musi dapat berdiri berkat pemberian tanah Keuskupan oleh Mgr. Joseph Hubertus Soudant, SCYyang berlokasi di belakang SMA Xaverius I Palembang. Namun pembangunan Gedung Musi tersebut dapat terlaksana diawali oleh keempat donator yang merupakan modal awal dari pembangunan gedung tersebut yaitu  dr.Hardi Darmawan, MPH&TM,FRSTM,  dr. R. Gozali, dr. B. Gozali, dan dr.Benny Loho, MSc. Kemudian  Yayasan Rumah Sakit Charitas Palembang turut berperan dalam pembangunan tersebut di bawah pimpinan Sr. M. Martha Aburuhan, FCh, Disamping itu pembangunan Gedung Musi dapat terealisasi berkat partisipasi Yayasan Musi Palembang, para tokoh kota Palembang, pedagang, dan Alumni SMA Xaverius. Sementara itu, sponsor tunggal pembangunan Gedung Yuliana adalah Bapak Husni Tedja. Pembangunan Gedung STT Musi memperoleh dana gotong royong yaitu dari Bapak Sugianto Kesuma, Bapak Johnny Kesuma, para alumni SMA Xaverius yang berada di Palembang, Jakarta dan Bogor, Bapak Haryono S, Bapak Nursalim, Bapak Koko Gunawan, Bapak Afat, Bapak Setiawan Hartono (Aming), Bapak Indra Mulyawan, Bapak SL Dermawan, Bapak Chandra  Antonio, Bapak Irsan Sondhi, Bapak Pauzi Thamrin, Ny. Budiyanti, Bpk. Sutandar dan para pengusaha-pengusaha lainnya. Penggalangan dana tersebut dilakukan di rumah Bapak Kapolres Bogor, Bapak Pamudji Sutopo. Penggalangan dana juga dilaksanakan di hotel Borobudur Jakarta, oleh dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM dan Mgr. Joseph Hubertus Soudant, SCY, dengan mengundang tokoh-tokoh ASTRA, Bapak Palgunadi dan alumni-alumni SMA Xaverius I.

Sebelum bangunan Musi berdiri, Sr. Antoni Senirang, FCh, salah seorang pendiri Akper Perdhaki/Direktur Akper membantu memberikan tempat di Akper Perdhaki sebagai tempat perkuliahan STT & STIE Musi. Disamping itu  SMA Xaverius III Atmo Palembang juga digunakan sebagai fasilitas per,kuliahan  STT & STIE Musi.  Selain bantuan berupa fasilitas tempat perkuliahan, STT dan STIE Musi juga menerima bantuan buku yang dikirimkan dengan Shipping Container dari Kentucky International Book Project melalui Mrs. Terry Bailey. Buku-buku tersebut dapat sampai di Yayasan Musi Palembang berkat bantuan Bapak Soehardjo Soebardi, Dirjen Bea & Cukai RI pada saat itu melalui Bapak Yusin Noer.

Mengapa nama MUSI dipakai baik untuk Yayasan maupun kemudian untuk Perguruan Tingginya? Menurut para pemrakarsa, “Musi” adalah nama sungai utama di Sumatera Selatan yang membelah kota Palembang. Sungai Musi menjadi milik masyarakat dan menghidupi masyarakat di bagian wilayah Sumatera Selatan dan khususnya masyarakat yang hidup di tepian sepanjang Sungai Musi. Pengambilan nama ini menyiratkan keinginan para pendiri untuk menjadikan Universitas Katolik Musi Charitas menjadi milik masyarakat dan melayani masyarakat dalam bidang pendidikan khususnya di Sumatera Selatan.

Pada tahun 1993 berdirilah STIE Musi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 49/D/O/1993 tanggal 26 April 1993 yang menyelenggarakan Program Strata 1 Jurusan Akuntansi dan Manajemen. Pada tahun 1997 STIE Musi menempati Gedung Yoseph bersama dengan STT Musi. Tahun 1999 secara resmi STIE Musi menempati gedung baru yang diberi nama gedung Yuliana. Pada bulan Maret 2002 STIE Musi medapatkan status Akreditasi dengan nilai B untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen.

STT dan STIE Musi telah meluluskan 4.213 orang yang bekerja di berbagai bidang pekerjaan. Dalam job placement analysis, lulusan STT/STIE Musi banyak diminati oleh karena mutu pendidikan yang baik dan berkarakter. Walaupun kecil, STT dan STIE Musi merupakan perguruan tinggi yang small is beautiful.

Berikut adalah sejarah sususan Dewan Pengurus Yayasan  dan Dewan Pembina/Pengawas:

Pada tahun 1991, didirikanlah Yayasan Musi, dengan Susunan Dewan Pengurus Yayasan periode 1991-1996 sebagai berikut:

Ketua                   :    Ir. Thomas Suratmin

Wakil Ketua        :    Pastor Aloysius Sudarso, MA

Sekretaris             :    Heronimus Pahala Lumban Toruan, SE

Bendahara           :    drg. Agustinus Eka Gunawan Wijaya

Anggota              :    Sumantri Wiranegara, SE

                                 Aman Lumban Gaol, SH

                                 Aloysius Hartono

Sementara itu, Susunan Dewan Pembina/Pengawas periode 1991-1997 sebagai berikut:

Ketua                   :    Mgr. Joseph Hubertus Soudant, SCY

Anggota              :    dr. R. Gozali

                                 dr. Adi Handoko

                                 dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM

                                 Drs. Leonardus Effendy Aburuhan

Pada tahun 1993, terjadi perubahan susunan Dewan Pengurus Yayasan menjadi:

Ketua                   :    Pastor Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Ketua I                :    Aman Lumban Gaol, SH

Ketua II               :    P. Nico Van Steekelenburg, SCJ

Sekretaris             :    dr. Benny Loho, MSc

Bendahara           :    Thomas Handy, SE

Anggota              :    Sumantri Wiranegara, SE

                                 Suwardi Limin

 

Pada tahun 1997, terjadi perubahan Ketua Dewan Pembina/Pengawas dan Ketua Dewan Pengurus Yayasan menjadi:

Ketua Dewan Pembina/Pengawas :  Mgr. Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Ketua Dewan Pengurus                : Pastor Fransiskus Xaverius Herru Atmaja, MCL, SCJ

 

Pada bulan April, tahun 2002, telah diambil suara bulat mengenai susunan Pembina dan Pengawas Yayasan Musi Palembang yang baru sebagai berikut:

Dewan Pembina

Ketua                   :    Mgr. Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Anggota              :    dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM

                                 Pastor drs. Paulus Sugino, L.Th, L.Psych, SCJ

                                 Antonius Suhadi Agus Rubiyanto, SH

Dewan Pengawas (10-04-2002 s.d 9-4-2007)

Ketua                   :    dr. Adi Handoko

Anggota              :    dr. Benny Loho, MSc

                                 F. Harjono Setiawan, MBA

                                 P. Nicolaas Van Steekelenburg, SCJ

 

Dalam Rapat Pembina dan Pengawas Yayasan Musi pada bulan Juni 2002, diambil keputusan dengan suara bulat mengenai susunan Pengurus Yayasan Musi yang baru periode 20-06-2002 sampai dengan 19-06-2007 sebagai berikut:

Ketua                   :    Pastor drs. Fransiskus Xaverius Herru Atmaja, MCL, SCJ

Wakil Ketua        :    Drs. Sumantri Wiranegara, SE

Sekretaris             :    Aman Lumban Gaol, SH

Bendahara           :    Thomas Handy, SE

Anggota              :    Suwardi Limin

                                 Stefanus Sissanto Aman, SE

Dalam Rapat Dewan Pembina Yayasan Musi tanggal 1 Maret 2008, bertempat di Jalan Tasik 18 Palembang dan sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Pembina Yayasan Musi tanggal 8 Maret 2008, membentuk organ Yayasan Musi sebagai berikut:

Dewan Pembina

Ketua                   :    Mgr. Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Anggota              :    Prof. dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM

                                 P. Alexander Sapta Dwihandoko, SCJ

Dewan Pengurus

Ketua                   :    Drs. Yohanes Samiran, SCJ, Lic. Phil

Wakil Ketua        :    Ir. Herman Tanri

Sekretaris             :    Aman Lumban Gaol, SH

Bendahara           :    Agusman, S.Kom, MM

Anggota              :    Drs. Sumantri Wiranegara

                                 Ir. Hendro Setiawan

                                 Untung, SH

                                 Dr. B. Restu Widaya, SpB

Dewan Pengawas

Ketua                   :    dr. Benny Loho, MSc

Anggota              :    Ir. Thomas Handy, SE

                                 P. Drs. Fransiskus Xaverius Herru Atmaja, SCJ, MCL

                                 Antonius Suhadi Agus Rubiyanto, SH

                                 Stefanus Sissanto Aman, SE

 

Terhitung 01-09-2012 sampai dengan 07-03-2013, Pengurus Yayasan Musi mengalami perubahan menjadi:

Dewan Pembina

Ketua                   :    Mgr. Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Anggota              :    Prof. dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM

                                 P. Drs. Andreas Madya Sriyanto, SCJ

Dewan Pengurus

Ketua                   :    P. Alexander Sapta Dwihandoko, SCJ

Wakil Ketua        :    Ir. Herman Tanri

Sekretaris             :    Aman Lumban Gaol, SH

Bendahara           :    Agusman, S.Kom, MM

Anggota              :    Drs. Sumantri Wiranegara

                                 Ir. Hendro Setiawan

                                 Untung, SH

                                 Dr. B. Restu Widaya, SpB

Dewan Pengawas

Ketua                   :    dr. Benny Loho, MSc

Anggota              :    Ir. Thomas Handy, SE

                                 P. Drs. Fransiskus Xaverius Herru Atmaja, SCJ, MCL

                                 Antonius Suhadi Agus Rubiyanto, SH

                                 Stefanus Sissanto Aman, SE

Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Organ Yayasan Musi Palembang masa bakti 8-03-2008 sampai dengan 7-03-2013, maka diangkatlah Organ yayasan Musi Palembang Masa Bakti 2013-2018 sebagai berikut:

Dewan Pembina

Ketua                   :    Mgr. Aloysius Sudarso, MA, SCJ

Anggota              :    Prof. dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM

                                 Sr. M. Maria Melanie, FCh

                                 P. Drs. Andreas Madya Sriyanto, SCJ

Dewan Pengurus

Ketua                   :    P. Alexander Sapta Dwihandoko, SCJ

Wakil Ketua        :    Sr. Maria Leonora, FCh

Sekretaris             :    P. FX. Budi Haryono, SCJ., S.Th.Bac.Pdg

Bendahara           :    Agusman, S.Kom, MM

Wakil Bendahara :    Sr. Maria Archangela, FCh

Anggota              :    Ir. Hendro Setiawan

                                 Untung, SH

                                 P.Titus Waris Widodo, SCJ

                                 P. Ign. Putera Setiahati, Pr

                                 Janto Chandra, S.H, M.Hum

Dewan Pengawas

Ketua                   :    dr. Benny Loho, MSc

Anggota              :    P. Yohanes Samiran, SCJ., Lic.Phil

                                 Ir. Thomas Handy, SE

                                 Sr. M. Paulina, FCh

                                 Drs. Sumantri Wiranegara

                                 P. Emmanuel Belo, Pr

 

Pada tanggal 18-03-2013, terjadi perubahan Wakil Bendahara dalam Dewan Pengurus, menjadi:

Dewan Pengurus

Ketua                   :    P. Alexander Sapta Dwihandoko, SCJ

Wakil Ketua        :    Sr. Maria Leonora, FCh

Sekretaris             :    P. FX. Budi Haryono, SCJ., S.Th.Bac.Pdg

Bendahara           :    Agusman, S.Kom, MM

Wakil Bendahara :    Sr. Maria Hilaria, FCh

Anggota              :    Ir. Hendro Setiawan

                                 Untung, SH

                                 P.Titus Waris Widodo, SCJ

                                 P. Ign. Putera Setiahati, Pr

                                 Janto Chandra, S.H, M.Hum

 

SEJARAH SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERDHAKI CHARITAS

Setelah 20 tahun RS RK Charitas melayani masyarakat di bidang kesehatan di Bumi Sriwijaya, hadirlah suatu wadah di bidang pendidikan yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PERDHAKI Charitas (STIKES PERDHAKI CHARITAS). Tujuan dari berdirinya STIKES PERDHAKI Charitas ini yaitu untuk membentuk juru rawat/perawat yang professional  dalam merawat dan melayani orang-orang sakit di masyarakat. Pendidikan ini dipelopori oleh Suster-suster Charitas Belanda yang mengelola RS RK Charitas Palembang. Akibat dari pengaruh situasi setelah Perang Dunia II para suster itu berinisiatif untuk meningkatkan pendidikan bagi orang-orang pribumi. Pada tahun 1950 dibuka sekolah  bidan yang lama pendidikannya 2 tahun dengan dasar pendidikan SR (Sekolah Rakyat). Kemudian pada tahun 1952 mulai menerima lulusan SMP untuk pendidikan bidan selama 3 tahun. Konversi sekolah juru rawat menjadi SPR (Sekolah Pengatur Rawat) pada tahun 1953-1954 dengan lama pendidikan 3 tahun. Pada tahun tersebut SPR telah menerima 60 siswa dengan persyaratan lulusan SPR harus mengikuti ikatan dinas serta bersedia dikirim ke unit-unit kesehatan se-Sumatera termasuk suster-suster kiriman dari kongregasi lain. 

Pada tahun 1977 SPR mengalami perkembangan hingga menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK), yang dipelopori oleh Sr. Antoni Senirang, FCh, Romo Abdi, dan dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM dalam proses perijinan dan pendiriannya. Nama SPK tersebut menjadi Perdhaki Charitas yang tetap dipakai sampai sekarang.  Sr. Antoni Senirang, FCh, dr. Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM, dan Romo Abdi mendirikan Akper Perdhaki Charitas pada tahun 1995. Namun pada tahun 2006 Akper Perdhaki Charitas menjadi STIKES. Peran kelima cendikiawan ini yaitu Sr. Antoni Senirang, FCh, dr. R. Gozali, dr.Hardi Darmawan, MPH&TM, FRSTM, dr.Indrawati, dan dr.Benny Loho, MSc menjadikan mereka sebagai dosen pelopor di STIKES Perdhaki Charitas.    

 

BERSATUNYA STIKES PERDHAKI CHARITAS, STT MUSI, DAN  STIE MUSI

Akhirnya pada tanggal 17 Oktober 2014  “Small is beautiful“ mewujudkan impiannya menjadi suatu universitas yang bernama  Universitas Katolik Musi Charitas. Universitas baru ini merupakan gabungan antara STIKES Perdhaki Charitas, STT Musi dan STIE Musi. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 573/E/O/2014 tanggal 17 Oktober 2014 yang disalin dan disampaikan kepada  Ketua Yayasan Musi Palembang oleh Sekretaris DIKTI melalui Surat Nomor 8263/E1.3/HK/2014 dan diterima pada tanggal 13 Januari 2015 tentang Izin Penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Perdhaki Charitas Palembang di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Karya Kasih Palembang di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dengan Sekolah Tinggi Teknik Musi di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Musi Palembang di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan menjadi Universitas Katolik Musi Charitas di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Musi Palembang di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan

 

Visi Misi

Visi Universitas

adalah menjadi komunitas akademik yang unggul dalam terang kebenaran dan pengetahuan demi terwujudnya pembentukan manusia seutuhnya.

 

Misi Universitas

a. Menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi dalam terang iman Kristiani untuk kemajuan ilmu pengetahuan

b. Membentuk komunitas akademik yang inovatif, kreatif, dan adaptif dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat sebagai sarana pembentukan manusia seutuhnya.

Informasi

Jl. Suka Senang, Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961

Program Studi
Fakultas Jenjang Program Studi Akreditasi
Bisnis dan AkuntansiS1AkuntansiB
Bisnis dan AkuntansiS1ManajemenB
Bisnis dan AkuntansiS1PBI
Bisnis dan AkuntansiS1PGSD
Ilmu KesehatanD3Analisis Kesehatan D4C
Ilmu KesehatanS1Ilmu KeperawatanC
Ilmu KesehatanD3KebidananC
Ilmu KesehatanD3KeperawatanC
Ilmu KesehatanProfesiProfesi NersB
Sains dan TeknologiS1ArsitekturB
Sains dan TeknologiS1IndustriB
Sains dan TeknologiS1InformatikaC
Sains dan TeknologiS1Sistem InformasiC
Anggota APTIK